Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Semarang (Unnes) adalah universitas konservasi. Konservasi memang telah menjadi visi kami. Lengkapnya, universitas konservasi bertaraf internasional yang sehat, unggul, dan sejahtera. Kampus utamanya berada di Sekaran, Gunungpati. Dan kampus lainnya Kelud, Bendan, Pegandan, Karanganyar, dan Tegal.

Embung Universitas Negeri Semarang

Unnes mempunyai 60 program studi untuk sarjana (S1) dan 12 program studi untuk diploma (D3). Unnes juga membuka sejumlah program studi pada jenjang magister (S2) dan program doktor (S3). Di universitas ini dibuka pula pendidikan profesi dan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Visi, Misi dan Tujuan

Menjadi universitas konservasi, bertaraf internasional, yang sehat, unggul, dan sejahtera pada tahun 2020.

Tentang Unnes

Universitas Negeri Semarang (Unnes) didirikan sebagai sebuah ikhtiar bangsa Indonesia untuk berperan dan terlibat secara aktif dalam pengembangan pengetahuan ilmu, teknologi, seni, dan olahraga.

Unnes Koservasi

Badan Pengembang Konservasi UNNES mempunya 8 pilar konservasi yang terdiri dari: Arsitektur Hijau dan Transportasi Internal, Biodiversitas, Energi Bersih, Seni Budaya, Kaderisasi Konservasi, Kebijakan Nir Kertas, Pengolahan Limbah.

Jangan mengeluh masalahmu. Jika kamu merasa bebanmu lebih BERAT daripada yg lain, itu karena Tuhan melihatmu lebih KUAT daripada yang lain. Jangan berpikir kamu JATUH karena masalah yg diberikan Tuhan, karena sebenarnya Tuhan hanya menginginkanmu belajar BERDIRI. Seberat apapun masalah yg sedang menimpamu, tetaplah bersabar dan ikhlas. Hadapi dengan penuh tanggung jawab, pertolongan Tuhan pasti datang. Jangan pernah terpuruk karena suatu masalah. Bersabar dan berdoalah, percaya, tak ada masalah yang terlalu besar bagi Tuhan. Masalah adalah cara Tuhan tuk membuatmu dewasa, jangan lari darinya tapi hadapilah. Hanya mereka yg membuatmu bijaksana.

Translate

Thursday, 4 February 2016

PENERJUNAN KKN ALTERNATIF TAHAP 1 TAHUN 2016 DI DUSUN TINJOMOYO, KELURAHAN SUKOREJO, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG

2 Februari 2016, merupakan hari penerjunan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Alternatif Tahap 1 2016 Universitas Negeri Semarang untuk Posdaya Mawar Dusun Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Jika sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, penerjunan harusnya dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2016. Karena satu dan lain hal, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) harus membagi waktu penerjunan untuk dua kelompok. Kelompok pertama Dusun Bergas penerjunan pada 1 Februari 2016. Oleh karena itu, kelompok KKN Dusun Tinjomoyo melaksanakan penerjunan pada tanggal 2 Februari 2016.
Penerjunan KKN di Kelurahan Sukorejo berlangsung dengan sukses, acara ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua RW 08 Dusun Tinjomoyo, Kepala Lurah Sukorejo, Babinkamtibmas, dan Babinsa. Kegiatan penerjunan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diakhiri pada pukul 11.00 WIB. Inti dari acara ini adalah pengarahan dari Kepala Desa Sukorejo untuk tim KKN, serta penyerahan mahasiswa KKN Universitas Negeri Semarang kepada Kelurahan Sukorejo yang akan melaksanakan KKN di Dusun Tinjomoyo.
Setibanya di Posko KKN, kami bertemu dengan pemilik posko dan berbincang-bincang mengenai kegiatan apa saja yang ada di Dusun Tinjomoyo, seperti TPQ, Posyandu, PAUD, dan lain-lain. Pada hari pertama KKN ini, program kerja TPQ sudah mulai berlangsung. Kegiatan TPQ diikuti oleh anak-anak SD/MI dan sederajat, mereka sangat antusias terhadap kedatangan mahasiswa KKN ini. Setelah selesai kegiatan TPQ, kami melakukan silaturahmi kepada warga sebagai upaya pendekatan dan memohon kerjasama kepada warga Dusun Tinjomoyo agar program keja KKN selama di Dusun Tinjomoyo bisa berjalan dengan lancar. Tidak hanya anak-anak yang menyambut hangat mahasiswa KKN, tetapi warga di Dusun Tinjomoyo juga antusias terhadap adanya mahasiswa KKN dan menyambut kami dengan senang hati.

Kami berharap, kegiatan KKN selama 45 hari ini dapat berlangsung dengan baik dan mampu mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat melalui program kerja yang telah tersusun. Dan KKN benar-benar disebut pengabdian jika seluruh elemen masyarakat di desa merasa terayomi dan merasakan rmanfaat program yang dilakukan. Melalui program KKN juga, kami berharap dapat menerapkan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku kuliah. Serta menjadi ajang latihan, untuk terjun langsung atau bersosialisai dengan masyarakat.







Wednesday, 11 November 2015

Lebih Dekat Dengan M. Hamzah Fansuri (Wawancara dengan Reporter Suara Merdeka)

(10/11/2015) Muhammad Hamzah Fansuri nama lengkap anak dari bapak Muhadi Kepala Sekolah Dasar Negeri 5 Suwawal, Mlonggo, Jepara ini memiliki segudang prestasi. Salah satu dari prestasi yang pernah ia toreh ialah meduduki 10 besar lomba Earthquake Resistance Building Competition Civil Engineering Wee 2012 “Consruction for Susta tingkat Nasional tahun 2014.
Tapi sebuah prestasi tidak mudah untuk dipetik, mahasiswa jurusan teknik sipil Universitas Negeri Semarang ini tidak sedikit mendapatkan kegagalan, diantaranya dia ditolak di Ujian Masuk Perguruan Tinggi.
“Saya pernah ditolak dijurusan teknik kimia dan teknik geologi Universitas Negeri Dipenogoro.” Papar Hamzah saat ditemui di kediamannya.
Anak laki-laki pasangan bapak Muhadi dan ibu Mintiasih ini sangat giat untuk belajar, bahkan disaat liburan. Alumnus dari SMA N 1 Jepara ini mengaku menargetkan IPK 3,8.
“Awal mula saya masuk teknik sipil Unnes sebenarnya sangat berat, karena saya tidak memiliki dasar untuk itu dibandingkan dengan teman-teman dari SMK. Jadi mau tidak mau saya harus belajar lebih giat dibandingkan teman-teman saya.” Ungkapya.
“Saya memiliki target IPK sampai lulus itu 3,8. Dan sampai semester 6 kemarin saya baru bisa mendapatkan 3,72. Sedikit lagi, saya minta doanya agar target saya tercapai. Dan juga saya menargetkan lulus tahun 2016. Mungkin karena ini juga saya dinobatkan sebagai Mahasiswa Terajin Award di jurusan teknik sipil angkatan 2012.” Tambahnya sambil tersenyum.
Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Pertamina Foundation 2014 ini memiliki cita-cita untuk bekerja disalah satu perusahaan BUMN. Selain mendapatkan beasiswa yang menjamin pembayaran SPP sampai semester 8, Hamzah juga diberi tugas untuk menjadi ketua dan mengurus Desa Sobat Bumi disalah satu desa di Semarang.
“Saya terpilih menjadi ketua pengurus Desa Sobat Bumi di Desa Deliksari. Saya bersama teman-teman mengajukan proposal agar anak-anak dari Desa Deliksari bisa bersosialisasi dengan baik. Dan juga mengajarkan beberapa pencegahan bencana longsor.” Tegas Hamzah.
Selain menjadi ketua pengurus Desa Sobat Bumi di Desa Deliksari, Hamzah adalah pendiri  Civil Engineering Research Club. Dia mendirikan kelompok ini bertujuan untuk mendiskusikan penelitian tentang teknik sipil.
“Orangtua saya lebih membebaskan saya, apapun yang saya pilih mereka pasti akan mendukungnya. Dan juga saat mereka tahu saya mendapakan prestasi, mereka lebih memilih untuk tersnyum tanpa berkomentar. Namun setelah itu, semua tetangga pasti akan mengetahuinya. Semua orang diceritain sama orangtua saya.” Gurau Hamzah.
Orang yang sangat berjasa dalam meraih prestasinya sekarang adalah Bapak Hanggoro Tri Cahyo Andiyarto, S.T., M.T. Beliau selalu medorong dan mendukung mahasiswa untuk terus berprestasi. Tidak ada kata setengah-setengah, beliau selalu totalitas menjadikan mahasiswanya untuk meraih cita-citanya. Pak Hanggoro merupakan sosok dosen yang baik, jujur, tanpa pandang bulu, visioner, ramah, dan rendah hati. “Baru kali ini saya kenal dosen seperti itu”. Tambah Hamzah.
“Dan harapan saya kedepan sih, lulus ditahun 2016, meneruskan kuliah S2 terus kerja,” Tambahnya.

Friday, 25 September 2015

Seminar Kuliah Kerja Lapangan 2015

Program Studi Teknik Sipil, S1 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menggelar Seminar Kuliah Kerja Lapangan 2015 dengan tema “Develop The Revolution for The Future in Civil Engineering” yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, 2 Oktober 2015 pukul 13.00-17.00 di Gedung Graha Cendekia Fakultas Teknik. Silahkan mendaftar disini.

Friday, 9 January 2015

DONASI KORBAN BENCANA LONGSOR BANJARNEGARA DARI JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG


Dalam tri drama perguruan tinggi terdapat salah satu poin yaitu pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa diharap mampu mengabdi kepada masyarakat baik itu secara akademis maupun non akademis. Mendengar kabar bencana longsor di Banjarnegara mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Unnes dengan dasar pengabdian kepada masyarakat mengadakan penggalangan donasi berupa uang. Penggalangan donasi ini mengusung tema “We Do Because We Care” sebagai generasi penerus bangsa sepatutnya kita peduli untuk membantu sesama. Dengan dasar niat yang tulus membantu masyarakat korban bencana longsor Banjarnegara alhamdulillah kami mendapatkan donasi senilai Rp. 1.770.000,-. Donasi tersebut berasal dari donasi dosen, karyawan, serta mahasiswa teknik sipil Unnes. 

Penyaluran donasi tersebut dilakukan pada tanggal 30 Desember 2014, mahasiswa yang ikut dalam penyaluran donasi yaitu Muhammad Hamzah Fansuri (Sipil '12) , Safrudin Khuzaeni Nurohman(Sipil '12) , Kurnia Dwi Anggraini (Sipil '12) , Rizki Julia Rachmawati (Sipil '12) , Yudi Sutanto (Sipil '13) , dan Anientio (Sipil '13).
Dimulai perjalanan sesuai ekspetasi yaitu 5 jam karena tidak ada macet dan pusat Desa Karangkobar TKP longsor 1 jam melewati gunung dan hutan dengan medan yang curam. Sesampainya di Desa Karangkobar disambut dengan kondisi desa yang telah diluluh lantahkan dengan longsor. Pohon-pohon yang tegak diatas tanah, rumah-rumah yang kuat diatas tanah hanyut dengan sapuan longsor. Kita seharusnya menyadari bahwa alam merupakan ciptaan Tuhan kita sebagai khalifah seharusnya menjaga serta menyeimbangkannya.


Diperjalanan kami terheran-heran dengan kondisi alam berubah tidak seperti sebelumnya tetapi, ucapan subhanaalh terucap ketika kami melihat rumah yang bediri kokoh, rumah itu adalah milik ustadzah yang mengajarkan mengaji di Dusun Jemblung.



Kami menuju ke posko pengungsi untuk menyalurkan donasi, sampaiknya di posko kami disambut oleh relawan BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Ada tiga badan relawan yang menampung bantuan salah satunya adalah BSMI. Kondisi korban mulai membaik banyak anak-anak yang menggambar sembari bermain dengan kami. Karya anak-anak tersebut ditempel di posko, hal tersebut untuk menghibur anak-anak paska longsor dan mengambalikan psikologi. Dan setidaknya melupakan kejadian longsor kemarin.



  
Kami diantar oleh Bapak H. Agus Leo sebagai relawan dari BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) untuk melihat kondisi yang sebenarnya dari awal sampai terjadinya longsor.
Pertama kami diantar ke kuburan massal korban bencana longsor, setiap kuburan terdapat 3-5 jenazah. Kami singgah untuk berdoa agar arwah-arwahnya diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.
 


Beliau menuturkan sebenarnya ada empat titik longsor di Desa Sampang dan salah satunya adalah Dusun Jemblung. Yang diperkirakan longsor tidaklah Dusun Jemblung karena ada salah satu dusun yang mengalami retak bagian-bagian tanah. Tetapi, diluar eskpetasi Dusun Jemblung yang longsor terlebih dahulu. Tidak lepas dari itu, dusun-dusun yang lain diharap tetap waspada apabila longsor terjadi secara tiba-tiba.
Kami mengunjungi lokasi yang diperkirakan longsor serta mengunjugi balai Desa Sampang
 Diperjalanan kami melihat warga-warga yang sedang memilih pakaian dari donatur. Banyak korban yang mengungsi di rumah warga. Mereka memilih hal tersebut karena dekat dengan sanak saudara. 
 Setelah dijelaskan kami lanjut diajak ke bangkai-bangkai kendaraan korban longsor. Ternyata tidak hanya korban dari Dusun Jemblung saja yang menjadi korban ada juga wisatawan yang menjadi korban, pasalnya wisatawan tersebut memilih jalur alternatif untuk berwisata ke Dieng.
  

Setelah melihat bangkai kami diajak ke tempat longsor dan sekaligus menyerahkan donasi ke BSMI. Pak  H. Agus Leo menuturkan bahwa sebelum terjadinya longsor yang besar ini, sudah terlebih dahulu terjadi longsor namun, dalam skala kecil. Tepat di hari jumat petang suara gemuruh terdengar. Dusun Jemblung terombak ambik kemudian longsor menghantam rumah-rumah yang ada didepannya. Semua datar tanpa tersisa. Puing-puing rumah berserakan, bangkai kendaraan yang hanyut di sungai.
 


Kami mewakili Jurusan Teknik Sipil menyerahkan amanah yaitu donasi kepada BSMI semoga bisa menringankan beban dan membantu korban bercana korban longsor Banjarnegara.

 


Banyak hikmah yang dapat kami ambil dalam penyaluran donasi ini. Menjaga, merawat, melindungi, serta menyeimbangkan lingkungan seharunya tugas kita sebagai manusia. Semoga dengan kejadian ini kita bisa terus bersyukur dan berdoa atas nikmat Tuhan. Nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan. Semoga korban bencana longsor diberi ketabahan dan bisa bangkit untuk menghadapi bencana ini.
Diperjalanan pulang kami melihat banner yang terpasang di talud yang membuat kita bisa meluruskan niat dalam membantu. Banyak orang-orang yang hanya melihat dan mengambi foto terkesan sebagai wisata padahal korban-korban menangis mengahapi bencana longsor.

Terima kasih kami haturkan kepada Bapak Amir Fauzan dan Bapak Hanggoro Tri Cahyo A. yang selalu memberikan bantuan dan ide serta pembelajaran buat kami. (Civil Engineering Research Club).
Dokumentasi : Rizki Julia Rachmawati
 

 





Friday, 31 October 2014

Kuliah Umum Struktur Baja 2014

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2014 (13.30-15.30 WIB) Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kuliah umum setelah acara Lokakarya mata kuliah Analisis Struktur pada pagi harinya. Kuliah umum ini mengambil tema “Direct Analysis Method (AISC 2010), apa dan mengapa kita perlu mempelajarinya”. Dosen tamu kuliah umum adalah Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT (Praktisi dan Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, Tangerang) dengan moderator Drs Henry Apriyatno M.T (Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang).
Kuliah umum ini diikuti 3 dosen dan 170 mahasiswa S1 / S2 Teknik Sipil dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Pandanaran, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Tidar Magelang, Undaris Ungaran, Universitas Semarang, dan STT Nusa Putra Sukabumi.
Berikut cuplikan makalah yang disampaikan oleh Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT :
“Perkembangan code atau peraturan perencanaan struktur baja di Indonesia relatif stagnan. Saat ini code yang resmi digunakan adalah SNI 03 – 1729 – 2002, yang mengacu pada AISC code dari Amerika. Padahal sejak 2002 sampai sekarang, AISC code sendiri telah diperbaharui, yaitu versi 2005 dan 2010. Untuk antisipasi, team Puslitbang Pemukiman di Bandung telah membuat draft SNI baja (Puskim 2011), yang disusun sepenuhnya berdasarkan AISC code versi 2010, terbaru. Terkait dengan pengembangan kompetensi engineer, khususnya di bidang rekayasa konstruksi baja, maka adanya draft SNI baja (Puskim 2011) yang disusun oleh team Puslitbang Pemukiman, Bandung, dapat menjadi petunjuk bahwa kedepannya peraturan perencanaan yang akan digunakan di Indonesia adalah LRFD yang mengacu AISC (2010). Jadi kalau sekarang sudah dapat dimulai penguasaan materi tersebut, maka kedepannya tentu akan lebih siap menghadapi tantangan-tantangan yang timbul”. Makalah lengkap dapat diunduh di sini.
Kegiatan ini ditutup dengan pembagian doorprize dari penerbit Lumina Press, Konsultan Natural Desain Cipta Laras. PT Semarang, dan PT. Hilti Nusantara. Terimakasih kepada pihak sponsor yang telah memberikan doorprize kepada peserta yang beruntung. Terimakasih untuk segenap panitia dari mahasiswa S1 Teknik Sipil yang telah mempersiapkan kegiatan kuliah umum ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat.


Lokakarya Mata Kuliah Analisis Struktur 2014

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2014 (08.00-12.00 WIB) Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Mata Kuliah Analisis Struktur 2014. Tema kegiatan lokakarya ini adalah “Rethinking aspects of theory and tradition in Structural Analysis”.
Kegiatan ini diikuti 26 dosen dan 152 mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Pandanaran, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas PGRI Semarang, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Tidar Magelang, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dan Undaris Ungaran. Pidato sambutan lokakarya oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Drs. Sucipto, MT. dan pembukaan acara oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Drs. Djoko Adi Widodo, MT.
Lokakarya ini mengangkat permasalahan gap antara penguasaan Analisis Struktur  lulusan fresh graduated S1 Teknik Sipil dengan tuntutan dunia kerja. Sarjana S1 Teknik Sipil tidak boleh lagi bangga menganggap dapat menguasi software program analisis struktur itu sebagai kelebihan namun sudah menjadi standar kompetensi yang harus dipenuhi.
Narasumber yang hadir adalah Dr. Ir. Sri Tudjono, MS (Praktisi dan Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Diponegoro) Semarang dan Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT (Praktisi dan Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan, Tangerang). Moderator lokakarya Endah Kanti Pangestuti, ST, MT (Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang).
“Sebagai pengguna, kita harus bisa memahami makna keluaran, bisa memahami perilaku struktur yang dianalisis dan yang sangat penting bisa memastikan kebenaran dari keluaran yang dihasilkan. Pengisian gap antara penguasaan Analisis Struktur  lulusan S1 dengan tuntutan dunia kerja bisa diatasi dengan kegiatan pembelajaran ektrakulikuler tentang software yang sudah beredar di pasaran, pengadaan internal training pengembangan profesi oleh pengguna lulusan, serta belajar mandiri”.
Dr. Ir. Sri Tudjono, MS
“Keberadaan komputer dan software Analisis Struktur ternyata tidak secara otomatis menyelsaikan permasalahan di bidang perencanaan rekayasa, karena hasilnya tergantung siapa pemakainya. Adapun proses pembelajaran mata kuliah Analisa Struktur klasik adalah dalam rangka meningkatkan kompetensi insinyur. Seorang insinyur yang menguasai ilmu analisa struktur klasik (manual) atau modern (komputer) harus mempunyai kompetensi memprediksi perilaku struktur yang merupakan dasar pemahaman secara lengkap. Sehingga ketika dapat dihasilkan hasil prediksi yang saling mendukung, maka tetunya hasilnya lebih dapat dipercaya dalam memastikan bahwa perilaku struktur yang dimaksud mendekati kondisi yang sebenarnya. Setiap materi pembelajaran analisa struktur baik yang klasik maupun modern jangan ditunjukan untuk mendapat hasil perhitungan struktur yang cepat dan tepat saja, akan tetapi harus berorentasi pada pemahaman akan perilaku struktur tersebut. Sehingga proses penggabungan keduanya untuk kesuksesan proses pembelajaran tentunya tidak menimbulkan kekuatiran buruk tetapi akan terjadi sinergi antara keduanya”.
Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT
Peserta dari dosen sangat antusias mengikuti kegiatan lokakarya ini dan hingga acara berakhir peserta masih ingin terus bertanya kepada kedua narasumber yang memang pakar di bidang Analisis Struktur.
erimakasih kepada 26 mahasiswa S1 Teknik Sipil UNNES yang tergabung dalam Civil Engineering Research Club yang telah mempersiapkan acara ini disela kesibukannya menyelesaikan tugas besar dan ujian tengah semester. Terimakasih juga diberikan kepada Cremonakustik yang telah membuat kegiatan ini semakin hidup dengan iringan musik akustiknya.

Sumber:http://filebambangdewasa.wordpress.com


Sunday, 10 August 2014

Welcome Party From Rewo With Love


Jepara (10/08/2014)- Ada hari yang dirasa spesial bagi kebanyakan orang. Hari yang mengajak untuk melempar jauh ingatan ke belakang, ketika saat ia dilahirkan ke muka bumi, atau ketika masih dalam buaian dan saat-saat masih bermain dengan ceria menikmati masa kecil. Ketika hari itu datang, manusia pun kembali mengangkat jemarinya, untuk menghitung kembali tahun-tahun yang telah dilaluinya di dunia. Ya, hari itu disebut dengan hari ulang tahun.
Hari yang spesial itu dijadikan momen untuk pemuda-pemudi yang tergabung dalam kelompok diskusi Sobat Doa Restu Ibu yang lebih kerennya Rewo mengadakan pesta untuk kemerihan hari ulang tahun sahabat mereka yaitu Muhammad Fadhil Wasi Pradipta. Ulang tahun ke-20 diiringi tanggal ulang tahun 20 Agustus menjadikan ulang tahun kali ini sedikit berbeda dan berkesan.
Perayaan pesta Rewo yang dilakukan oleh Muhammad Hamzah Fansuri, Haris Handika, Devi Anantanur, Muchammad Amin Nurrohman, Akhmad Idham Sudrajat, Emilia Fitri Annisa, Kiki Amalia Rachmawati, dan Frandhita Seftania mempunyai maksud dalam rangka ibadah. Misalnya dimaksudkan sebagai ritualisasi rasa syukur.
Perayaan ulang tahun yang digelar di Pantai Bandengan ini sedikit unik dan menggelitik. Tapi, kami mengingatkan bahwa perayaan ulang tahun adalah sebuah renungan dan teguran yang diberikan oleh Allah SWT tentang usia kita. Ia akan menjadi sebuah renungan tentang perjalanan hidup yang kita alami, sukses atau tidakkah kita dalam menjalani hidup? Kini semakin bertambah umur, semakin berkurang pula jatah usia dan makin dekat pula diri pada hari kematian.
Ya Allah, kami bermohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan dan aqidah yang benar, ibadah yang baik, akhlak yang bagus, rizki yang halal, baik, luas dan berlimpah, hati yang khusyu', lidah dan hati yang selalu berdzikir kepada-Mu.
Tolong berikanlah kepada kami surga-Mu, segala nikmat di dalamnya dan apapun yang bisa mendekatkan kami kepadanya, baik dari ucapan maupun amal perbuatan. Lindungilah kami dari neraka-Mu serta apapun yang bisa mendekatkan kami kepadanya, baik dari ucapan maupun amal perbuatan.
Semoga kita semakin bisa memaknai moment ulang tahun untuk hidup dan kehidupan yang lebih baik. Selamat Ulang tahun Muhammad Fadhil Wasi Pradipta semoga sehat, sukses dan Allah senantiasa melindungimu dengan cinta kasih-Nya. Amin.

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)
(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)
(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)
(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)
(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

(Dok. Sobat Doa Restu Ibu)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...